FKPT Sumsel Gelar Festival Budaya, Targetkan Anak Muda Jadi Agen Pencegahan Radikalisme Terorisme

FKPT Sumsel jadikan festival budaya Youth of Indonesia Festival sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme

SRIWIJAYAPLUS.COM – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan Festival Budaya ‘Youth of Indonesia Festival’ dengan menargetkan anak-anak muda sebagai agen pencegahan Radikalisme dan Terorisme.

Kegiatan Budaya ‘Youth of Indonesia Festival’ ini mengangkat tema Muda Muda Mandiri Berkarya untuk Negeri yang dilaksanakan di Ballroom Universitas IBA,  Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis, 20 Juni 2024.

Ketua FKPT Sumsel, Ahmad Romi Afriansyah M Ag mengatakan bahwa kegiatan Festival Budaya ini merupakan kegiatan bidang pemuda yang memang menargetkan generasi muda sebagai agen perubahan juga pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Kegiatan bidang pemuda FKPT Sumsel dengan tema Youth of Indonesia Festival tentu ini targetnya adalah untuk generasi muda seperti kaum milenial, gen z, pelajat dan mahasiswa yang bisa jadi agen perubahan juga pencegahan dari radikalisme terorisme,” kata Romi kepada SUMEKS.CO, Kamis 20 Juni 2024.

Baca Juga :  Herman Deru Bangga, Gran Fondo 2022 Tembus 3000 Peserta

Kegiatan festival seperti ini ternyata merupakan kegiatan rutin bidang pemuda yang sudah berjalan melalui pagelaran seni budaya mulai dari tari, puisi, bernyanyi, pantun dan lain sebagainya.

Tentunya dengan adanya kegiatan bidang pemuda ini bisa menjadi upaya pencegahan radikalisme dan terorisme melalui FKPT Sumsel.

“Target dalam kompetensi ini adalah pelajar dan mahasiswa, karena salah satu kelompok orang yang rentan terpapar paham radikal terorisme adalah kelompok generasi muda,” ujarnya.

Romi Afriansyah juga menambahkan pada kegiatan festival kali ini antusias anak muda juga cukup tinggi dibandingkan pada kegiatan sebelumnya yang lebih mengarah ke festival band.

“Antusiasmenya cukup tinggi dan akan  terus berjalan terutama dikalangan anak muda,” tukasnya.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempromosikan keberagaman budaya Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian dan toleransi di kalangan generasi muda,” sambungnya.

Dirinya berharap dengan adanya festival budaya yang gelar FKPT ini, akan bisa menjdi salah satu upaya dalam membentengi anak muda yang terbilang sangat rentan terhadap pengaruh paham-paham radikalisme dan terorisme.

“Harapannya ya dengan adanya kegiatan ini, targetnya generasi muda harus menjadi agen pencegahan radikalisme dan terorisme,” tutupnya.