Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya prestasi pemerintah provinsi, tetapi merupakan hasil kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan di Sumsel.
Menurutnya, apresiasi ini menjadi bukti bahwa strategi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi di daerah telah berjalan sesuai arah kebijakan nasional.
“Ini adalah pengakuan yang memotivasi kita untuk bekerja lebih inovatif dan memberi layanan terbaik kepada masyarakat. Kita tidak hanya mempertahankan, tetapi harus meningkatkan,” ujar Herman Deru dalam pernyataannya.
Salah satu program unggulan yang menjadi penopang keberhasilan Sumsel dalam menjaga stabilitas inflasi adalah Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan, kolam, hingga sumber daya lokal dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.
Dengan konsep kemandirian, GSMP terbukti mampu menekan tekanan inflasi dari sektor pangan yang sering kali menjadi penyumbang terbesar.
Model GSMP dinilai efektif karena mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pasar, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga.
Program ini juga mendapat dukungan Bank Indonesia dan sejumlah lembaga terkait mengingat kontribusinya terhadap kestabilan ekonomi regional.
Selain kinerja TPID, penghargaan sebagai TP2DD Provinsi Terbaik Kawasan Sumatera 2025 semakin menegaskan keseriusan Sumsel dalam mengakselerasi digitalisasi pelayanan publik.






